FAH Exhibition: Bangun Solidaritas Maba

Read Time:1 Minute, 35 Second

Fakultas Adab dan Humaniora mengadakan Closing Ceremony Maba FAH Exhibition 2018 yang digelar di Landmark FAH UIN Jakarta pada Kamis (15/11). Dengan mengusung tema Mix And Match Cultural Seasons And Promote Traditional Culture, acara ini bertujuan untuk memadukan beberapa musim yang ada di dunia dengan kebudayaan Indonesia.

Dalam penutupan acara, Fashion Show antar jurusan dibawah naungan FAH ditampilkan. Tidak hanya Fashion Show, beberapa pengisi acara pun turut memeriahkan. Seperti penampilan musik dari Music English Letter dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, serta dari JIPMUSIC dari Jurusan Ilmu Perpustakaan.

Sebelum digelar Fashion Show, acara tahunan ini juga dimeriahkan dengan perlombaan olahraga, jelajah Museum, dan Bakti Sosial. Dalam kegiatan Maba FAH Bakti Sosial, seluruh anggota dan panitia Maba Fah mengabdi kepada masyarakat Desa selama 3 hari. Pengabdian dilakukan di Desa Cigeger, Bogor. Melalui Bakti Sosial, maba dilatih untuk mengayomi masyarakat. Seperti mengajar kepada penduduk anak kecil sampai remaja. Tak lupa, mereka juga membantu ibu rumah tangga dan lansia.

Kegiatan ini secara otomatis menjadi ajang untuk saling mengenal antar maba dan mahasiswa FAH. Sulitnya menyatukan pola pikir dari masing-masing maba menjadi kendala. Hal tersebut diakui oleh Kristian Setiawan, selaku Maba FAH dan Ketua Pelaksana kegiatan dari jurusan Ilmu Perpustakan. “Disini kami bermisi untuk menyatukan, layaknya nice to meet you,” ujarnya, pada Kamis (15/11).

Suasana gerimis tidak menyurutkan minat mahasiswa untuk berkunjung. Food Market dan Photo Booth pun turut menambah suasana makin ramai. “Acara nya seru, walaupun cuaca tidak mendukung,” Ujar Rosmalia Futiatun, salah satu penonton acara tersebut pada Kamis (15/11).

Awal terbentuknya Maba FAH Exhibition 2018, dimulai dengan ajang kompetisi maba menjadi Brand Ambassador FAH pada masa Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan. Setelah pemilihan, tersaring 10 kandidat. Dua diantaranya menjadi Queen and King FAH. Delapan lainnya akan menjadi koordinator beberapa program. Kandidat tersebut diberi tanggungjawab untuk mengorganisir serangkaian acara Maba Fah Exhibition 2018. Acara yang di panitia maba, dengan mengusung tema besar tahunan “Dari Maba Untuk Maba.”

II

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Kuasa Media Oligarki
Next post Meriahkan Bulan Bahasa