Debat Daring Guna Jaga Kondusifitas

Debat Daring Guna Jaga Kondusifitas

Read Time:2 Minute, 36 Second
Debat Daring Guna Jaga Kondusifitas

Kericuhan yang terjadi di Kampus Satu UIN Jakarta menyebabkan Debat Kandidat Dema dan HMPS FITK terpaksa daring. Namun, para paslon mengaku lebih senang jika debat dilaksanakan secara luring.


Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta tengah berlangsung. Dilansir dari akun Instagram @official.kpmuinjkt pelaksanaan kampanye dan debat kandidat terhitung mulai Senin (13/12) hingga Sabtu (16/12). 

Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) telah menyusun jadwal debat untuk setiap fakultas. Tak terkecuali Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) mendapat jadwal debat kandidat pada Kamis (14/12) dan Jumat (15/12).

Semula Debat Kandidat Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FITK akan terselenggara di Teater Prof. Zakiyah Drajat, Sabtu (16/12) pukul 08.00 WIB. Namun, terjadi perubahan jadwal menjadi pukul 09.00 WIB melalui daring. Berdasarkan pengamatan Institut perubahan sistem Debat Kandidat FITK disampaikan melalui Instagram official.kpmuinjkt, Jumat (15/12) pukul 23.00 WIB.

Koordinator KPM FITK, Teungku Muhammad Fadel menyatakan, rencana awal debat kandidat berlangsung secara luring. Namun, setelah mempertimbangkan jumlah Program Studi (Prodi) FITK yang banyak sehingga pelaksanaan debat dilakukan secara daring selama dua hari. 

Teungku menjelaskan hal yang mendasari perubahan tersebut ialah keributan yang terjadi pada malam sebelumnya. “Awalnya kami ingin menggelar debat secara langsung, tapi setelah melihat apa yg terjadi semalam rasanya terlalu riskan untuk diadakan secara langsung,” jelasnya, Sabtu (16/12).

Lanjut, Teungku menyatakan Zoom hanya diperuntukan bagi para paslon. Hal ini menjadi jalan keluar mengingat mahasiswa aktif FITK mencapai ribuan. “Akhirnya dengan segala pertimbangan, kami putuskan selain moderator, panelis, dan kandidat silakan menonton melalui siaran langsung di YouTube,” terangnya, Sabtu (16/12). 

Calon Ketua Dema FITK nomor urut 01, Rifqi Aunurrofi Al-Gifari mengaku, dirinya baru mendapat informasi penyelenggaraan debat daring beberapa jam sebelum pelaksanaan. Menurutnya, pelaksanaan debat secara daring maupun luring sama saja karena penilaiannya dari segi penyampaian gagasan oleh paslon. “Saya diberi kabar mengenai debat daring pada pukul 21.00 WIB, dan sebenarnya saya mengharapkan debat secara luring karena suasana mentalitas kita akan terasa nyata,” ucapnya, Sabtu (16/12). 

Beda halnya dengan Rifqi, Calon Ketua Dema FITK nomor urut 02, Nabil Abdullah menyayangkan pelaksanaan debat secara daring. Baginya, debat luring lebih dapat memberikan pelajaran dan pengalaman untuk tiap paslon. “Debat secara langsung menjadikan mahasiswa dapat menilai lebih baik kapasitas setiap paslon yang akan memimpin nantinya,” ujarnya, Sabtu (16/12).

Calon Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) nomor urut 02, Sabila Azmi Syahira mendapat pemberitahuan debat secara daring pada Rabu (13/12). Dirinya mendapatkan informasi tautan Zoom pada pukul 10.00 WIB yang semestinya debat terlaksana pada pukul 09.00 WIB. “Mulanya debat dilaksanakan secara luring pukul sembilan hingga sepuluh pagi. Akan tetapi, informasi terbaru menyatakan debat secara daring dan kami baru mendapatkan tautan Zoom pada pukul sepuluh lewat enam belas,” tuturnya, Sabtu (17/12).

Sejalan dengan penjelasan Sabila, Calon Ketua HMPS PAI nomor urut 01, Muhammad Nabil Khaidar menyatakan debat HMPS PAI terselenggara pukul 10.00 WIB. Dirinya juga khawatir terjadi masalah pada jaringan internet. “Menurut saya, debat daring dapat memudahkan terkait lokasi dan kenyamanan, sedangkan debat luring memberikan kehangatan interaksi sosial dan koneksi emosional,” paparnya, Minggu (17/12).

Reporter: HUC
Editor: Nabilah Saffanah

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Tanpa Kejelasan, Picu Kekacauan. Previous post Tanpa Kejelasan, Picu Kekacauan.
Paslon Aklamasi, Sampaikan Visi Misi Next post Paslon Aklamasi, Sampaikan Visi Misi