










Lahir dari keresahan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), massa aksi yang terdiri dari mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Universitas Pembangunan Negeri Veteran Jakarta (UPNVJ) menggelar aksi massa bertajuk Seruan Aksi Hardiknas. Aksi itu berlangsung pada Senin (4/5) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Andreano Hardjito, Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) UIN Jakarta mengatakan ada tiga tuntutan utama dalam aksi, yaitu evaluasi total anggaran pendidikan, evaluasi total program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan menolak penghapusan program studi yang tidak relevan dengan industri.
“Walaupun kemarin itu hari Pendidikan Nasional, kita tidak memperingati hari itu sebagai Hardiknas, dengan kondisi pendidikan sekarang yang diobrak-abrik dan dicaci maki oleh negara,” ujarnya, Senin (4/5) .
