Destinasi Wisata di Kaki Gunung Panggrango

Read Time:2 Minute, 4 Second

Indonesia dikenal dengan kekayaan alam salah satunya banyak hutan yang tersebar. Dengan berbagai variasi flora dan fauna yang bisa dijumpai. Tak hanya itu, hutan Indonesia juga dijadikan destinasi wisata alam karena keindahannya.
Seperti halnya Situ Gunung, yang dijadikan destinasi wisata alam yang terletak di Desa Gunung Panggrango, Sukabumi, Jawa Barat. Menawarkan pemandangan situ dan Curug Sawer yang berada dengan di kelilingi pohon besar.
Destinasi Situ Gunung ini populer kalangan milenial sebagai spot untuk berfoto ala instagramable.Untuk menikmati wisata Situ Gunung pengunjung merogoh kocek Rp16 ribu hingga Rp18,5 ribu. Selain masyarakat lokal, banyak juga wisatawan asing yang berkunjung dan dikenakan biaya Rp165 ribu sampai 240 ribu.
Saat pertama memasuki lokasi Situ Gunung pengunjung harus berjalan kaki melewati jalan setapak kurang lebih satu kilometer atau 20 menit lamanya. Dikarenakan akses yang semakin mudah bisa menggunakan ojek yang tersedia untuk menuju situ. Semakin jauh memasuki hutan pengunjungakan merasakan sensasi kabut yang sejuk dan mendengar suara lutung yang terkadang muncul diantara pepohonan.
Setibanya di situ pengujung bisa menaiki perahu sembari berfoto pinggir situ.  Apabila pengujungmembawa buah hati dapat menyewa bebek-bebekan. Manakala wisatawan ingin beristirahat telah tersedia saung di tepi situ serta musala.
Sadar akan potensi wisatawan yang besar Taman Nasional Gunung Panggrango bekerja sama dengan PT. Fontis Aqua Vivam (FAV) untuk melestarikan alam dan memperindah pengelolaan destinasi. Dengan berupa membangun jembatan gantung yang berfungsi untuk memotong jalan ke Curug Sawer.
Jembatan yang memiliki panjang 243 meter, dengan lebar 1,8 meter inii terbentang di atas ketinggian 161 meter dan maksimal bisa di lewati dengan kapasitas  90 orang. Jembatan ini menjadi jembatan gantung terpanjang di dalam hutan di Asia Tenggara.
Untuk melewati jembatan gantung pengunjung  harus membayar biaya tambahan sebesarRp 25 ribu untuk anak dan Rp 50 ribu untuk dewasa. Salain melewati jembatan, wisatawan bisa menikmati teh, kopi serta makanan tradisional gratis yang disediakan oleh PT. FAV serta fasilitas seperti teater, tempat camp )dan rumah makan.
Teater yang di bangun ini untuk menampung kreasi seni warga sekitar. Tempat penginapan yang memang disewakan untuk pengunjung yang ingin menginap dan beristirahat sambil menikmati pemandangan hutan yang indah. Penginapan ini dilengkapi dengan fasilitas makan, dan kembang apilistrik di waktu malam.
Selain untuk destinasi semata, di bangunnya jembatan ini demi membantu membangun lahan kerjawarga sekitar.  Menurut pengelola Indra Suhandi suspesion Bgride atau yang sering kira sebutdengan jembatan gantung Situ Gunung ini menjelaskan “Seperti halnya banyak yang menjadi pegawai di destinasi ini, ojek pengantar ke situ dan pedagang makanan atau Souvernir”, tutur Indra, Sabtu (30/11).
NQ

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Berjiwa Sosial Membangun Bangsa
Next post Tak Semua Rindu Harus Bertuan