Berkenalan dengan Diri Sendiri

Read Time:3 Minute, 6 Second

Judul              : You Do You : Discovering Life through Experiments & Self-Awareness

Penulis            : Fellexandro Ruby

Penerbit          : Pear Press, Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2020

Tebal Buku    : xii + 236 halaman

 

Mahasiswa sering kali merasa bimbang dan tidak memiliki petunjuk tentang nasibnya di masa depan. Permasalahan di atas dikenal dengan istilah quarter life crisis yang disebabkan oleh rendahnya pemahaman akan diri sendiri.

 

“Your life (business, career, and relationship) will only grow as much as your personality.”Fellexandro Ruby

Seseorang dapat menjadi sukses salah satunya dengan belajar.  You Do You : Discovering Life through Experiments & Self-Awareness menyarankan untuk mengikuti tes empat metode belajar VARK, yakni  visual, auditory (pendengaran), reading (membaca), dan kinestetik. Pengelompokan cara belajar berguna dalam efisiensi memahami suatu informasi.

Selain itu, disarankan pula untuk mengambil tes kepribadian D (dominance), I (influence), S (steadiness), C (compliance) oleh Tony Robbins. Hasil tes DISC tersebut akan menunjukan kelebihan dan kelemahan yang dimiliki. Kedua tes di atas dapat membantu pembaca dalam mengenal dirinya sendiri. 

Proses pengenalan diri sendiri juga mencangkup pemahaman jam biologis (chronotype) yang dimiliki. Menurut psikologis klinis bernama Dr. Michael Breus, terdapat empat jenis chronotype seseorang, yaitu dolphin, lion, bear, dan wolf. Masing-masing memiliki keunikannya sendiri. 

Dolphin ialah seseorang yang cenderung memiliki jam tidur yang singkat;  lion merupakan seseorang yang memiliki energi yang besar di pagi hari dan lelah pada malam hari; Seseorang dapat dikatakan tipe bear jika seseorang tersebut memiliki nalar pada jam biologisnya akan terbit dan terbenamnya matahari, tipe tersebut membutuhkan tidur selama delapan jam pada malam hari; dan wolf adalah seseorang yang lebih produktif pada malam hari.

Jam biologis mengarahkan waktu yang tepat bagi seseorang untuk bekerja, olah raga, hingga beristirahat. Dengan demikian, seseorang dapat melakukan pekerjaannya dengan lebih efektif dan meningkatkan tingkat produktivitas. Mengetahui tipe chronotype juga berfungsi meningkatkan kualitas hidup dalam segi kesehatan, yang mana sangat dibutuhkan dalam bekerja, atau dalam You Do You : Discovering Life through Experiments & Self-Awareness merupakan salah satu unsur net worth.

Fellexandro Ruby memperkenalkan empat net worth (kekayaan bersih yang dimiliki seseorang atau perusahaan) versinya, yaitu influence; skill; well being (work, play, love, health); money. Pengalaman 13 tahun dengan sembilan pekerjaan yang berbeda, menyadarkan Ruby bahwa uang (money) adalah hasil dari tiga unsur net worth lainnya (influence, skill, dan wellbeing) yang harus dikembangkan bersama.

 

“Tidak semua kesempatan dalam hidup hadir dibungkus dengan uang.”Fellexandro Ruby 

Selain belajar, eksplorasi juga dibutuhkan guna mendapat pengalaman yang berbeda dan mengetahui secara pasti apa yang kita sukai. Usia 20-an adalah fase yang tepat untuk mengeksplorasi apa pun yang diinginkan dengan catatan melakukannya dengan sepenuh hati. Penjelajahan tersebut baik berhasil ataupun gagal nantinya akan menjadi pembelajaran untuk diri sendiri, bahkan menemukan tujuan seseorang dilahirkanirisan dari apa yang kita sukai, apa yang kita kuasai, apa yang dunia butuhkan, dan dapat menghasilkan uang. 

Buku ini juga menjelaskan bahwa setiap orang memiliki cara dan waktu suksesnya sendiri. Oleh karena itu, buku ini menegaskan bahwa masa depan seseorang tergantung pada dirinya sendiri, sesuai dengan tajuknya You Do You.

You Do You : Discovering Life through Experiments & Self-Awareness ditulis dengan bahasa gaul yang dicampur dengan bahasa Inggris dan dikemas secara menarik dengan menyuguhkan gambar dan mind-mapping. Berbeda dengan buku lainnya, pembaca seperti “dibimbing” dalam mengenal diri sendiri dengan menyarankan mengikuti tes-tes kepribadian secara daring. 

Di balik kelebihan buku ini, terdapat kekurangan yakni beberapa informasi yang disuguhkan seperti “bagaimana cara merubah mindset?” atau  “bagaimana proses sang penulis bangkit dari kegagalannya?” belum dijelaskan secara terperinci.

 

Zidda Zakiyyah Ibrari

 

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Menangkis Logika Penolak Permendikbud PPKS
Next post Perlakukan Narapidana Dengan Manusiawi