Belajar Investasi Bersama GIS

Read Time:2 Minute, 24 Second

 

Selama pandemi, jumlah investor di pasar modal mengalami peningkatan. Hal ini menandakan bahwa masyarakat sadar akan pentingnya berinvestasi. Peningkatan jumlah investor saat ini  mencapai 3,5 juta investor dari yang sebelumnya hanya 2,4 juta investor. Jika dilihat, peningkatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan.

Sebagai mahasiswa, upaya menumbuhkan kesadaran untuk berinvestasi juga penting dilakukan dari sekarang. Adapun bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang tertarik untuk melakukan investasi di pasar modal tidak perlu khawatir karena di UIN Jakarta sendiri terdapat lembaga yang bergerak di bidang investasi pasar modal yang bernama Galeri Investasi Syariah (GIS). GIS akan memberikan konsultasi bagi yang ingin melakukan investasi.

Galeri Investasi Syariah (GIS) merupakan suatu Lembaga Semi Otonom di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta yang bergerak di bidang investasi pasar modal. GIS dinaungi langsung oleh tiga lembaga yakni Bursa Efek Indonesia, Perusahaan Sekuritas, dan UIN Jakarta. GIS ada untuk menyebarkan pemahaman terkait investasi melalui mahasiswa.

GIS dapat memberikan banyak informasi mengenai pasar modal di kalangan mahasiswa. Namun, keberadaan GIS di kalangan mahasiswa UIN Jakarta masih jarang diketahui. Hal ini dikatakan oleh salah satu Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah Nurul Khumayroh, “Saya belum pernah mendengar adanya Galeri Investasi Syariah,” ucapnya, Senin (7/12).

Sebenarnya, GIS dibuka untuk umum baik itu dari kalangan mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum. GIS terbuka untuk siapapun ingin berdiskusi mengenai pasar modal. Salah satu anggota GIS Muhammad Ruvio Tama yang menyimpulkan bahwa keberadaan GIS memang kurang diketahui mahasiswa karena letak FEB itu sendiri yang berjauhan dengan fakultas lain. “Mungkin karena letaknya di FEB menjadikan GIS terlihat seperti dikhususkan untuk anak FEB,” simpulnya, Senin (7/12).

Konsultasi dengan pihak GIS dapat dilakukan melalui Instagram GIS @galeriinvestasi_febuinjkt. Selain itu, GIS kerap mengadakan kegiatan mengenai pasar modal untuk khalayak umum. Namun, kegiatan tersebut kurang maksimal karena adanya keterbatasan akses penyebaran informasi.

Ke depannya, GIS berencana untuk berubah menjadi Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) agar seluruh mahasiswa UIN Jakarta dapat bergabung. Ketua GIS Alfian Daffa menyampaikan bahwa GIS akan membuka keanggotan untuk seluruh mahasiswa UIN Jakarta. “Hal ini agar informasi, edukasi dan seluruh kegiatan yang kami lakukan bisa menjangkau seluruh masyarakat UIN Jakarta,” harapnya, Kamis (10/12).

Bagi mahasiswa sendiri, urgensi untuk melakukan investasi di pasar modal harus dilakukan dari sekarang apalagi bagi mahasiswa yang sudah memikirkan tentang masa depan. Melakukan investasi dapat mendatangkan keuntungan dan pendapatan bagi mahasiswa. Selain itu, dengan berinvestasi juga mahasiswa dapat melatih diri untuk mengelola keuangan dengan baik. “Mulai saat ini masyarakat harus sadar untuk mempersiapkan masa depannya dengan berinvestasi,” ujar Alfian saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (10/12).

Alfian menambahkan meskipun keuntungan dari investasi tidak datang dalam jangka waktu yang pendek, namun tidak ada salahnya untuk belajar dan mulai berinvestasi dari sekarang. “Mulai saja dulu, meskipun uang kita sedikit setidaknya kita sudah mulai berinvestasi dan bisa belajar untuk memperoleh keuntungan maksimal,” saran Ketua Umum GIS ini, Kamis (10/12).

AP, MS

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Optimistis Pendanaan Masjid Kampus PPG
Next post Berkarya Seni Melalui Media Film