Lingkungan, Kebencanaan, dan Gerakan Mahasiswa

Read Time:1 Minute, 12 Second

Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan Kembara Insani Ibnu Battutah (KMPLHK RANITA) menyelenggarakan diskusi bertajuk “Peran Mahasiswa dalam Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan” pada Jumat (22/4). Diskusi ini sebagai respons Hari Bumi dan Hari Kesiapsiagaan Bencana yang jatuh saban April.

Para peserta diskusi lantas mendatangi Aulya Madya lantai satu Univesitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Diskusi diisi oleh dua narasumber: Climate Rangers, Fathan Mubina dan Disaster Management Center Dompet Dhuafa, Achmad Lukman.

Fathan Mubina mengatakan Hari Bumi menjadi momentum besar saban tahunnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Tak hanya itu, Hari Bumi bisa mengarahkan pembuatan terget spesifik soal perubahan lingkungan seperti yang apa yang diimpikan.

“Mahasiswa perlu terlibat aktif dalam forum-forum besar untuk menyampaikan gagasan perubahan yang relevan dengan lingkungan dan masyarakat,” ucapnya, Jumat (22/4).

Sependapat dengan Fathan, Achmad Lukman  juga menuturkan mahasiswa perlu berperan aktif perihal kesiapsiagaan bencana. Lewat gerakan-gerakan kecil dari mahasiswa, ucap Achmad, dapat membuahkan hasil besar yang bermanfaat.

“Harapannya (gerakan-gerakan kecil tersebut) berdampak besar dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya, Jumat (22/4).

Ketua Umum KMPLK Ranita, Abdul Jabar mengatakan inisiasi diskusi ini berdasar dari kiprah mahasiswa sebagai agen perubahan. Mahasiswa punya modal pendukung membangun gerakan lingkungan dan bencana di Indonesia.

“Diharapkan menjadi wadah aktif untuk kegiatan kolaborasi para penggiat lingkungan dan kebencanaan untuk optimalisasi gerakan sehingga membawa manfaat bagi masyarakat luas” tuturnya, Jumat (22/4).

Penulis: Sindy Indah Oktavia (KMPLHK RANITA)

Editor: Syifa Nur Layla (LPM Institut)

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Nestapa Nisa: Usai Dilecehkan, Kisahnya Diremehkan; Si Peleceh Diskors Setahun
Next post Menanti Pedoman Kekerasan Seksual UIN Jakarta