Debat Kandidat Beralih Jadi Sosialisasi 

Read Time:1 Minute, 49 Second

KPM UIN Jakarta merilis jadwal debat kandidat pada Rabu (13/12). Beberapa fakultas tidak melakukan debat, hanya sosialisasi visi misi karena hanya tersedia pasangan calon tunggal, salah satunya Fakultas Ilmu Kesehatan.


Jadwal debat kandidat Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) berlangsung pada Jumat (15/12). Jadwal tersebut diumumkan langsung oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dalam unggahannya di Instagram @official.kpmuinjkt pada Rabu, (13/12).

FIKes menjadi salah satu fakultas yang tidak melakukan debat karena seluruh HMPS hanya memiliki Pasangan Calon (Paslon) tunggal sebagai peserta Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa). Sehingga debat diganti menjadi sosialisasi sesuai dengan jadwal debat yang diumumkan oleh KPM UIN Jakarta.

Calon Ketua HMPS Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Ahmad Zaki Khoerul Insan menyatakan, dirinya melakukan sosialisasi melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram. “Untuk teknis dan arahan, yang aku rasakan lebih banyak dilakukan oleh Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dekan,” ujarnya, Jumat (15/12).

Dalam teknis sosialisasinya, Zaki menggunakan pesan siniar ke berbagai grup WhatsApp serta mengunggah poster visi misi dalam fitur cerita di Instagram dan status WhatsApp. Poster tersebut mencantumkan visi misinya yang menegaskan penciptaan lingkungan HMPS Kesmas yang kreatif, inovatif, dan berdedikasi pada nilai-nilai keislaman. “Kami juga mencetak poster visi misi kami untuk dipasang di kampus,” ucapnya.

Setara dengan Zaki, Calon Ketua HMPS Ilmu Keperawatan, Adhyaksa Perwira Yudha juga mengungkapkan, selain memanfaatkan sosial media untuk sosialisasi. Ia juga melakukan sosialisasi daring melalui Zoom yang terbuka untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Keperawatan. 

Lanjut Adhyaksa, penggunaan medium Zoom ini dilakukan untuk memaksimalkan sumber daya yang ada. “Tentunya lebih efektif sosialisasi secara langsung, tetapi pemaparan program kami cukup aktif terutama pada sesi tanya jawab,” katanya, Sabtu (16/12).

Adhyaksa juga mengaku bahwa dirinya lebih banyak berkoordinasi tentang sosialisasi dengan HPMS, SEMA FIKes, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FIKes, dan Wakil Dekan—melalui perantara SEMA. “Kami selalu berkoordinasi dengan KPM FIKes, namun Koor KPM FIKes agak slow respons. Tetapi selalu di-back up oleh SEMA terkait info Pemilwa,” ungkapnya.

Sementara itu, Institut telah menghubungi Mukti Ashary selaku Koordinator KPM Fakultas Kedokteran (FK) dan FIKes sejak Jumat (15/12), namun tak kunjung mendapat jawaban untuk diwawancarai hingga berita ini terbit.

Reporter: IB

Editor: Shintia Rahayu Safitri

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Paslon Aklamasi, Sampaikan Visi Misi
Next post Ungkapkan Gagasan, FEB Gelar Mimbar Bebas