PSM Lestarikan Lagu Daerah

Read Time:1 Minute, 45 Second

Pertunjukan konser bertajuk “Propizio Recital Affiatamento” diadakan oleh UKM PSM UIN Jakarta di Aula Student Center, Jumat (22/3)


Pergelaran konser yang berisi alunan musik dan lagu-lagu daerah nampaknya tak banyak lagi diminati kalangan mahasiswa. Banyak yang lebih menyukai musik dan lagu populer dibandingkan tradisional. Agaknya, pendapat ini bertentangan dengan pertunjukan yang diadakan oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UIN Jakarta, Jum’at (22/3).


Jum’at malam lalu, PSM UIN Jakarta menggelar acara yang bertajuk “Propizio Recital Affiatamento”, di Aula Student Center, UIN Jakarta. Riuh teriakan dan tepuk tangan terdengar menyambut indahnya lantunan lagu yang dibawakan oleh para anggota muda PSM UIN Jakarta.

Malam itu, penonton seakan diajak mengelilingi Indonesia. Berputar. Melestarikan kembali lagu tradisional yang tergerus zaman. Dengan lagu Yamko Rambe Yamko, penonton diajak menuju tanah Papua, kemudian menelusuri pulau Jawa dengan lagu berjudul Anoman Obong. Lagu Anoman Obong sendiri menceritakan tentang tokoh pewayangan Hanoman si kethek putih.

Lebih dari lima lagu tradisional dibawakan dalam konser ini. Hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan konser yang digelar sebagai agenda pengukuhan bagi anggota muda PSM UIN Jakarta.

Sunyi Aula Student Center tak lagi dijumpai seperti biasanya malam itu. Lebih dari 100 penonton datang untuk menyaksikan pertunjukan. Orangtua dari 53 anggota muda PSM UIN Jakarta pun tak ketinggalan untuk menonton acara tersebut.

Ketua PSM UIN Jakarta, Dimas Yediya Satria Adiguna mengatakan, pertunjukan kali ini sebagai wujud pengaplikasian materi yang telah anggota muda dapatkan selama enam bulan terakhir. “Recital menjadi masa akhir pengkaderan anggota muda,” katanya.
Menurut Dimas, pertunjukan yang bertema “Fanning the Sparks of Hope” yang berarti menebar secerca harapan, layaknya anggota muda PSM UIN Jakarta untuk terus maju dan berkembang lebih baik lagi. 
Suasana semakin meriah ketika dipenghujung acara. Anggota muda dan pengurus PSM UIN Jakarta tampil bersama di satu panggung. Mereka membawakan lagu terakhir yang berjudul “Paradise” yang diciptakan oleh grup musik asal London, Coldplay.
Penonton terhanyut oleh alunan piano dan suara merdu para anggota. Salah satu penonton yang menikmati keindahan suara mereka adalah Bela Handayanti. Menurutnya, penampilan anggota muda PSM UIN Jakarta bagus dan menarik. “Semoga PSM bisa menang di lomba di Vietnam,” katanya. (Gita Nawang)

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Encounters : Mengupas Penjelajahan di Balik Hitam Putih
Next post Debat Kandidat FU: “Yang Penting, Ushuluddin!”