Babak Baru Kepengurusan Ormawa

Read Time:2 Minute, 43 Second

UKM dan LO telah lama menanti pelantikan resmi oleh kemahasiswaan. Setelah ini, mereka dapat mencairkan dana berdasarkan pengajuan program kerja.


Kemahasiswaan gelar pelantikan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta di Auditorium Harun Nasution, Jumat (17/5). Enam belas  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan tiga Lembaga Otonom (LO)  dilantik bersamaan dengan penandatanganan pakta integritas serah terima kunci sekretariat.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Ali Munhanif berpesan kepada seluruh pengurus UKM agar mengemban amanat dengan baik dan menjunjung integritas tinggi. “Meningkatkan sikap disiplin untuk terus mengembangkan visi misi dari masing-masing UKM dan UIN Jakarta,” harap Ali, Jumat (17/5).

Ali mengarahkan mahasiswa yang tergabung dalam ormawa untuk menyampaikan kebutuhannya kepada kemahasiswaan, seperti pembinaan dan kebutuhan pelatih untuk setiap kegiatan. Dengan pengembangan bakat, mahasiswa dapat mendukung program internasionalisasi kampus. “Hal ini penting untuk mencari setiap bibit unggul yang dapat dikembangkan di setiap bidang,” katanya.

Selain itu, Ali menyampaikan bahwa pelantikan ormawa seharusnya dilaksanakan pada bulan Maret. Dengan begitu, anggaran kegiatan dapat diberikan tepat waktu. “Mahasiswa semakin leluasa untuk mengadakan kegiatan karena perencanaan anggaran terkelola dengan baik,” ujar Ali.

Sebenarnya, masing-masing pengurus UKM sudah meresmikan struktur organisasi baru sejak Desember hingga April. Akan tetapi, pelaksanaan pelantikan ormawa oleh kemahasiswaan terlambat dan menyebabkan dana UKM tidak cair tepat waktu.

Ketua Teater Syahid, Ananda Dwi Pangestu sempat bingung menjalankan program-programnya. Keterlambatan pelantikan Ormawa menyebabkan telatnya pencairan dana dari kemahasiswaan. Padahal, program kerja Teater Syahid bergantung pada dana tersebut. 

Lewat Forum UKM, Teater Syahid bersama UKM lain mendesak kemahasiswaan untuk menyegerakan pelantikan. “Alhamdulillah hari ini pelantikan terlaksana berkat perjuangan itu,” kata Ananda, Jumat (17/5).

Mengatasi persoalan program, Teater Syahid mengandalkan dana hibah pengurus sebelumnya. Selain itu, Ananda juga memberdayakan anggota Teater Syahid agar program tetap berjalan. “Misal, patungan bawa makanan, segala macam,” ujarnya.

Setelah pelantikan, Ananda berencana segera mengajukan proposal pencairan dana. Ia berharap tak ada kendala soal surat menyurat tersebut. “Kemahasiswaan berjanji memberikan contoh surat itu setelah pelantikan, semoga itu benar,” jelas Ananda.

Setali tiga uang, Ketua Komunitas Musik Mahasiswa (KMM) Riak, Dafa Iman Fahar menyebut keterlambatan pelantikan Ormawa sangat merugikan lantaran menunda pencairan dana.  Program-program besar KMM Riak tertunda sebab membutuhkan dana yang cukup besar.

Sebelum pencairan dana ini, KMM Riak menggunakan sisa dana kepengurusan sebelumnya. Tambahannya, menggunakan iuran dana dari setiap anggota. “Seikhlas anggota aja,” ucap Dafa, Jumat (17/5).

Setelah pencairan dana nantinya, KMM Riak akan melaksanakan festival musik di bulan November yang sempat tertunda. Dana juga akan mereka gunakan dalam perekrutan anggota baru. “Sebelumnya cuma menjalankan program berskala kecil. Untuk program yang lebih besar nunggu pelantikan ini dulu,” tuturnya.

Ali mengungkapkan, penyebab terlambatnya pelantikan ormawa yakni Senat Mahasiswa Universitas (Sema-U) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Dema-U) tak kunjung memberikan struktur kepengurusan baru. Hal ini menyebabkan mereka tidak diikutsertakan pada pelantikan hari itu. “Ketika pengurus baru terpilih, mereka tidak segera menyusun struktural, tarik ulur, mengajak teman-temannya untuk protes, dan sebagainya,” lanjutnya.

Selain itu, Ali mengupayakan agar pelantikan ormawa tahun selanjutnya tidak terlambat. Ia berharap setiap pengurus baru mempercepat penyusunan dan pengajuan struktural organisasi sehingga mereka dapat segera mengajukan proposal kegiatan. “Pengajuan proposal kegiatan tahun 2024 harus terserap sebesar 60% hingga bulan Agustus. Kemudian, semua laporan harus selesai di bulan September–Oktober,” pungkas Ali.

Reporter: MAI, RIN

Editor: Shaumi Diah Chairani

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Civitas Academica Bersatu Bela Palestina
Next post Ruang Pengaduan Kenaikan UKT