hitta mer om 55Bet Sport
utforska 55Bet Bet
find det rigtige dansk casino idealiskt för 1Bet Casino utforska casino bonus perfekt för 10Euro direkte link til nye casinoer
spil nu hos https://www.pipcasino.nu
Pip Bet
https://www.spinju1.se
spinjam1.se
geprüft und genehmigt Hamburg friskt indhold om spilleautomater trovärdig info om slots
online casino
今すぐ RoyalXO 日本
start hos Vegas Casino
https://www.vbetcasino.nu
friskt indhold om VBet >

Tutup Layanan Gratis Sebab Sepi Peminat

 


Merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sejak Maret lalu berdampak cukup besar bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk dampak langsung kepada individu itu sendiri. Awalnya, kemunculan Covid-19 dikatakan sebagai masa “bulan madu” karena orang-orang dapat bersantai dan berdiam diri di rumah. Namun, keadaan itu hanya dirasakan satu hingga dua bulan pertama.

Seperti yang diungkapkan Kepala Pusat Layanan Psikologi (PLP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Mulia Sari Dewi, banyak masyarakat yang kemudian syok kala itu. Keadaan ekonomi mulai terganggu, sumber-sumber kecemasan lainnya seperti tertular penyakit dan berita simpang siur pun menyusul.

Sayang walau di tengah keadaan tersebut, layanan PLP ikut tutup karena mengikuti kebijakan kampus dan peraturan pemerintah daerahsetempat. Akan tetapi, PLP tetap berinovasi memberikan layanan kepada masyarakat. “Situasi karantina atau pembatasan sosial tidak membuat kami berhenti memberikan pelayanan. PLP menyiapkam sebuah program layanan gratis via online,” ungkap Mulia, Kamis (3/12). Ia menambahkan, program itu adalah inisiatif dari PLP sendiri.

Awalnya, layanan psikologis dan psikososial gratis tersedia hanya untuk civitasi academica UIN Jakarta. Namun sebab banyak pula masyarakat umum yang meminta layanan tersebut, PLP pun membukanya untuk umum. Masyarakat bisa mendapat empat layanan gratis, yaitu Calling (Call for Counseling), E-Counseling (E–mail for Counseling), KLOP (Kelas Onlinebersama PLP), dan Psikoedukasi.

Layanan konsultasi gratis itu tak bertahan lama. Mulia mengatakan, program tersebut sudah tutup sejak dua bulan lalu. Meskipun Covid-19 masih merebak, tak ada masyarakat—khususnya Mahasiswa UIN Jakarta—yang menghubungi PLP untuk konsultasi online. “Kami berkesimpulan, para mahasiswa tak memiliki kecemasan atau masalah,” ungkap Mulia.

Walau demikian, salah seorang Mahasiwi Psikologi Annisa Nur Fahda menyayangkan adanya penutupan layanan konsultasi gratis. Menurut mahasiswi yang juga tergabung dalam Psycare—suatu gerakan kesehatan mental Mahasiswa Psikologi UIN Jakarta—tersebut, sebaiknya layanan psikologi gratis tetap dilanjutkan. “Pandemi masih belum usai,” ungkap Annisa, Minggu (6/12).

Psycare sendiri hadir karena masih kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari. Mereka memberikan informasi kepada publik mengenai isu-isu kesahatan mental. Menanggapi polemik penutupan layanan konsultasi gratis oleh PLP, Annisa berharap dapat memberikan kontribusi ke depannya. “Kami kerap memikirkan apa yang kira-kira bisa kami kontribusikan untuk PLP,” pungkasnya.

FAP, AP

Tinggalkan Balasan

Previous post Telusur Surat Perintah Untuk Dema PTKIN
Next post Menimbang Peluang ke Negeri Paman Sam

nye casinoer

alt du har brug for vegascasino.nu

https://unlimitcasino.nu

インスピレーション royalxo.jp

ライセンスカジノ
casino beoordelingen Nederlands casino
gratis snurr spelautomater
noggrant valt https://slotzycasino.se
www.slotzycasino.se
senest opdateret dansk casino
missa inte spinjam1.se/

månadens bästa casino bonus

casino bonus

bedst lige nu 20 Bet Casino

slots

55-bet.nu