hitta mer om 55Bet Sport
utforska 55Bet Bet
find det rigtige dansk casino idealiskt för 1Bet Casino utforska casino bonus perfekt för 10Euro direkte link til nye casinoer
spil nu hos https://www.pipcasino.nu
Pip Bet
https://www.spinju1.se
spinjam1.se
geprüft und genehmigt Hamburg friskt indhold om spilleautomater trovärdig info om slots
online casino
今すぐ RoyalXO 日本
start hos Vegas Casino
https://www.vbetcasino.nu
friskt indhold om VBet >

Biogas Jadi Alternatif yang Menguntungkan

Kenaikan harga gas elpiji akhir tahun 2013 lalu membuat energi alternatif mulai dicari. Boyolali, sebagai daerah sentral penghasil susu terbesar di Indonesia, telah melakukan proses pembuatan energi alternatif sejak setahun yang lalu. Warga Boyolali membuat biogas dari kotoran sapi dan menggunakannya dalam keseharian mereka.

Pemanfaatan kotoran ternak ini merupakan suatu terobosan dalam mengatasi harga gas elpiji yang naik. Biogas menjadi energi alternatif, sehingga masyarakat tidak bergantung kepada gas elpiji. Bagaimana pandangan ahli lingkungan tentang pemanfaatan ini?

Berikut ini wawancara Nur Hamidah, reporter INSTITUT ,  Rabu (15/1) dengan Untung Suryanto, dosen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dengan naiknya harga gas elpiji, biogas kemudian menjadi primadona di sebagian wilayah di Indonesia. Bagaimana pandangan Anda terkait pemanfaatan biogas tersebut?

Kebanyakan orang menganggap program ini bagus, tetapi mereka tidak peduli terhadapnya. Di Boyolali misalnya, terdapat sekelompok warga yang mengolah kotoran sapi menjadi biogas. Namun, warga lain hanya sekadar menggunakan biogas tersebut tanpa memberikan biaya untuk perawatan peralatan. Hal ini menyebabkan tidak adanya jaminan bagi perbaikan peralatan jika rusak. Maka, diperlukan sebuah koperasi agar program ini dapat berjalan secara sistematis dan terarah.

Apakah semua daerah di Indonesia berpotensi menghasilkan biogas?

Semua daerah yang menghasilkan banyak kotoran sapi berpotensi memproduksi biogas. Namun, banyaknya pasokan kotoran sapi tersebut tidak diimbangi dengan kuantitas sumber daya manusia (SDM)-nya. Maka dari itu dibutuhkan inventasi agar sistem produksi pengolahan lebih baik dengan adanya Perseroan Terbatas (PT) atau koperasi.

Penerapan biogas ini diawali oleh masyarakat, menurut Anda apakah pemerintah berperan dalam program pengolahan biogas?

Dalam hal ini, pemerintah sudah memberikan penyuluhan di setiap daerah yang memiliki potensi. Penyuluhan yang diberikan berupa proses pengolahan kotoran sapi, dan sampah organik. Serta mengajarkan masyarakat bagaimana menjadikan program ini sebuah bisnis yang menguntungkan.

Selain penyuluhan, pemerintah juga memberikan modal awal untuk membangun sebuah koperasi pengolahan kotoran sapi. Setelah itu, pemerintah akan melakukan pemantauan bertahap atas program ini.

Lalu, bagaimana seharusnya masyarakat menyikapi?

Saya rasa masyarakat sudah bagus dalam menyikapi hal ini. Sebagian dari mereka telah memanfaatkan energi alternatif untuk keperluan sehari-hari. Maka, tidak menutup kemungkinan bahwa semua wilayah di Indonesia yang menghasilkan kotoran sapi dapat membuat biogas.

Bagaimana teknik pengolahan biogas yang baik agar menghasilkan gas yang berkualitas?

Cara pengolahannya sederhana, yaitu dengan meletakkan kotoran sapi pada sebuah tabung besar. kemudian, tabung tersebut diletakkan di tempat tertutup selama sepuluh hari. Proses fermentasi pun akan terjadi dan menghasilkan gas yang disebut metana. Gas metana merupakan gas yang mudah terbakar yang dapat menggantikan gas alam yang biasa kita pakai.

Karena digunakan untuk keperluan sehari-hari, apakah ada bahaya yang dihasilkan dari biogas ini?

Selain kotoran sapi, gas ini juga dapat dibuat dari sampah seperti dedaunan, makanan basi, dan lainnya. Jadi, tidak banyak bahaya yang ditimbulkan dari proses pengolahan ini. Mungkin baunya saja yang menyengat.

Dalam proses pengolahan kotoran sapi, selain biogas yang dihasilkan adakah hal lain yang bisa dimanfaatkan masyarakat?

Sebenarnya, dalam proses pengolahan kotoran sapi tidak hanya menghasilkan biogas yang dapat menggantikan gas elpiji. Tetapi juga menghasilkan pupuk organik yang mengandung gas rendah, sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Previous post Gema Jabar, Bangkitkan Identitas Kultural Sunda
Next post Hadapi MEA 2015, Mahasiswa Harus Upgrade Kualitas

nye casinoer

alt du har brug for vegascasino.nu

https://unlimitcasino.nu

インスピレーション royalxo.jp

ライセンスカジノ
casino beoordelingen Nederlands casino
gratis snurr spelautomater
noggrant valt https://slotzycasino.se
www.slotzycasino.se
senest opdateret dansk casino
missa inte spinjam1.se/

månadens bästa casino bonus

casino bonus

bedst lige nu 20 Bet Casino

slots

55-bet.nu