Kecelakaan Motor, Mahasiswi UIN Tewas

Read Time:1 Minute, 42 Second


Telah terjadi kecelakaan di Jalan Graha Raya, Bintaro, Tanggerang Selatan pada Senin (14/10) silam. Korban merupakan salah satu Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta berinisial NU. Kecelakaan terjadi ketika korban hendak pulang dari kampus ke Ciledug, Tangerang dengan mengendarai sepeda motor berpelat nomor Kota Tangerang.
Kepala Unit Kecelakaan Polres Tanggerang Selatan Dadi Arsa menjelaskan, korban sempat menabrak truk yang parkir di pinggir jalan ketika ingin menyalip truk tersebut. Korban pun terjatuh ke sisi kanan dan truk lainnya melaju dari arah belakang. “Kemudian masuk ke kolong truk pengangkut tanah itu, tersangkut di ban belakang,” lengkap Dadi Arsa, Kamis (17/10).
Korban terseret sejauh 14 meter. Supir truk mengaku tidak merasakan sesuatu yang mengganjal ban karena beban tanah yang dibawa dan baru sadar setelah melihat spion kirinya. Saat pihak kepolisian sampai di tempat kejadian perkara, korban sudah ditemukan tidak bernyawa dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tanggerang Selatan.
Menurut kesaksian teman korban—Dhea, NU terkadang menumpangi temannya yang satu arah pulang. Namun hari itu, NU sedang pulang sendirian. “Korban orang yang sangat baik, kita doakan saja,” tutur Dhea, Kamis (17/10). Kecelakaan lalu lintas memang merupakan musibah yang mengintai setiap orang. Kejadian ini memberi suatu pelajaran bagi semua pengendara sepeda motor, khususnya mahasiswa yang menempuh jarak cukup jauh dari rumah ke kampus.
Salah seorang Mahasiswa Jurusan Tarjamah Habibi mengatakan, menjaga keamanan selama berkendara harus selalu diperhatikan. Ia pun mengimbau untuk menggunakan helm berstandar nasional. “Melelahkan banget pulang pergi kampus setiap hari, terlebih lagi yang bawa motor dan jaraknya cukup jauh,” ujar Habibi, Jumat (18/10).
Habibi pun mengimbau pentingnya sarapan sebelum berkendara. Kondisi perut yang kosong bisa jadi mengurangi fokus dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, kecelakaan bisa dicegah dengan selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan kondisi jalan.
Menurut Dadi Arsa, kecelakaan lalu lintas rata-rata terjadi akibat pelanggaran lalu lintas. Terkadang, orang bertindak di luar kewajaran seperti mengerem atau putar balik mendadak. “Jangan memainkan gadget pada saat berkendara agar tetap fokus, taati aturan lalu lintas serta gunakanlah helm,” pungkasnya.
NQ

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Plastik Menggunung Ancam Biota Laut
Next post Mengenal Jurnalisme Ala Milenial