Prihatin Kondisi Kamar Mandi Parkiran Triguna

Prihatin Kondisi Kamar Mandi Parkiran Triguna

Read Time:2 Minute, 26 Second
Prihatin Kondisi Kamar Mandi Parkiran Triguna

Mahasiswa UIN Jakarta mengeluhkan kondisi kamar mandi di parkiran Triguna yang dinilai tidak layak pakai. Mereka mengeluhkan kondisinya yang kotor, tidak terawat, serta tidak adanya ember dan gayung.


Kamar mandi yang berada di area lapangan parkir triguna Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kini mendapat perhatian karena kondisinya yang dianggap memprihatinkan oleh beberapa mahasiswa. 

Beberapa mahasiswa mengeluhkan kebersihan yang kurang terjaga, aroma tidak sedap, serta sejumlah fasilitas yang tidak berfungsi dengan baik ketika menggunakan Kamar mandi tersebut.

Nasywa Haura Riziq, mahasiswa Program Studi (Prodi) Biologi menyoroti kondisi kamar mandi Lapangan Parkir Triguna. Mulai dari tidak adanya bak mandi dan gayung, hingga jejak kotoran manusia yang masih ada. Menurutnya itu semua dapat menjadi sumber najis bagi yang menggunakannya.

“Kamar mandi triguna kurang layak digunakan. Karena sangat kotor, dan menjadi sumber najis, baik dari kotoran manusia itu sendiri maupun dari lingkungan sekitarnya, seperti dedaunan, lumut, dan lainnya,” ujarnya, Rabu (18/3).

Nasywa yang saat ini duduk dibangku semester 2 resah terhadap kondisi kamar mandi parkiran triguna yang tidak layak dipakai tersebut, namun ia mengalami kebingungan untuk melaporkan hal tersebut. “Karena saya mahasiswa baru, jadi saya bingung harus melapor kemana, dan kepada siapa terkait hal ini,” ucapnya.

Selaras dengan Nasywa, Ibnu Khatsir, mahasiswa Prodi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), menilai kondisi kamar mandi lapangan parkir triguna saat ini sangat tidak layak pakai baik untuk mahasiswa. “Menurut saya, kamar mandi parkiran triguna sangat kotor, tidak ada peralatan kamar mandi di dalamnya, banyak dedaunan sehingga tidak layak pakai untuk mahasiswa maupun karyawan,” tuturnya, Selasa (17/3).

Ibnu berharap, pihak pengelola kamar mandi parkiran triguna dapat mengerjakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, peka terhadap kebersihan tidak semata-mata menggugurkan tugas, dan selalu memeriksa yang dibutuhkan kamar mandi, seperti gayung, ember, dan lainnya. “Seharusnya pengelola kamar mandi parkiran triguna mampu bertanggung jawab atas tugasnya, dalam menjaga kebersihan dan memeriksa yang dibutuhkan kamar mandi tersebut,” katanya.

Ibnu pun juga berharap mahasiswa dapat peka terhadap kebersihan kamar mandi, dan melapor ke Sistem Manajemen Aduan Sarana dan Prasarana Terpadu (SIMANTRA) apabila mengeluhkan sesuatu. “Begitupun mahasiswa, harus bisa menjaga kebersihan kamar mandi, dan apabila ditemukan dalam keadaan tidak layak pakai bisa langsung menghubungi pihak kampus,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) UIN Jakarta, Abdul Halim menyatakan, area parkir triguna itu full diatur dan dimanajemenisasi oleh pihak parkir UIA Global Network. Ia menjelaskan pihak kampus hanya mengontrol terhadap sarana yang layak untuk mahasiswa. “Fasilitas area parkir itu full dimanajemenisasi oleh pihak parkir dan pihak kampus hanya mengontrol ,” tuturnya, Selasa (16/3).

Langkah kedepannya Halim dan tim akan mengevaluasi manajemen pihak parkir guna meningkatkan kualitas perawatan serta kebersihan kamar mandi triguna. “Dengan informasi ini saya berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa, dan kedepannya kami akan sampaikan kepada pihak parkir guna evaluasi dan perbaikan yang nyata,” tambahnya.

Menurut pengamatan Institut pada Selasa (30/3), Kondisi Kamar mandi Lapangan Parkir Triguna belum ada peningkatan perawatan seperti yang dijanjikan Halim pada Selasa, (16/3).

Reporter: FR
Editor:  Naufal Fauzan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Tren Marriage is Scary Hantui Gen Z Previous post Tren Marriage is Scary Hantui Gen Z
Keluhan Kesah Program Pendampingan Karir FITK  Next post Keluhan Kesah Program Pendampingan Karir FITK