Kisah Pilu Pegawai Green Parking

Read Time:1 Minute, 36 Second

 


Berbagai lika-liku kala mengais rezeki dijalani oleh mereka yang bekerja sebagai pegawai Green Parking. Berbagai perlakuan tak menyenangkan dari karyawan, dosen, maupun mahasiswa kerap dirasakan. 



Green Parking merupakan salah satu jenis perusahaan parkir dari Perseroan Terbatas (PT) Globalindo Jaya Persada yang bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Pegawai Green Parking menjadi pihak yang dekat dengan seluruh elemen kampus seperti pejabat, karyawan, hingga mahasiswa. Meski begitu, saat ini pegawai Green Parking masih berstatus karyawan tidak tetap. 


Salah seorang pegawai Green Parking Ferdi mengaku, menjadi petugas parkir merupakan pekerjaan utama, sebab dirinya tak memiliki pilihan pekerjaan lain. Meski begitu, dia merasa sangat bersyukur dengan pekerjaannya kini, sebab gaji yang diberikan sudah bisa mencukupi seluruh kebutuhannya. 

 

Mengemban tanggung jawab menjaga seluruh kendaraan di kampus, Ferdi mengatakan, setiap harinya ada berbagai hal yang terjadi, salah satunya sikap lalai mahasiswa yang meninggalkan kuncinya di motor hingga tragedi kehilangan karcis parkir. 


Sebagai pegawai lapangan, Ferdi mengaku kerap mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari karyawan, mahasiswa, maupun pejabat kampus. Perlakuan semaunya seperti enggan membayar parkir sering dirasakan Ferdi. “Memang dari berbagai elemen kampus sering ada yang tidak membayar, hanya menyuruh membukakan pintu saja,” ujarnya, Kamis (7/7).


Terkait perlakuan tak mengenakkan yang dialami pegawai parkir, Budi selaku pihak Green Parking mengaku sering mendapat laporan dari para pegawainya terkait hal tersebut. Karyawan lapangan yang mendapat cacian kala portal parkir tak kunjung dibuka menjadi salah satu laporan yang Budi terima. Uang dilempar, memaksa keluar tanpa membayar, bahkan menggedor pintu turut menjadi kisah yang sering ia dengar. “Hal tersebut dilakukan karyawan maupun pejabat kampus,” imbuhnya, Jumat (1/7). 


Terkait kesejahteraan pegawai parkir, lanjutnya, saat ini perseroan tempatnya bekerja sudah mulai memperhatikan kesejahteraan buruh. Sebab saat ini, tuturnya, gaji pegawai Green Parking sudah mendekati Upah Minimum Regional (UMR). “Pihak Green Parking memberikan gaji sesuai jumlah kendaraan yang masuk ke kampus,” pungkas Budi, Jumat (1/7).

Reporter: Muhammad Naufal Waliyyuddin

Editor: Haya Nadhira

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Aksi Bakti Sosial ke Desa Cibunian
Next post Hewan Kurban untuk Kampung Pemulung