Read Time:30 Second
Oleh : Tri Wibowo*
Sayang, aku kepengin merokok dengan tenang
Serupa kepulangan ayah yang didoakan tenang
Sayang, aku kepengin merokok dengan tenang
Sebentar biarkan asapku melayang dan tenang
Sayang, aku kepengin merokok dengan tenang
Serupa pejam bunda yang dibiarkan tenang
Sayang, aku kepengin merokok dengan tenang
Sebentar doakan abuku melenggang dan tenang
Sayang, merokoklah dengan tenang
Serupa asapku dulu yang menziarahi ayah
Serupa aku yang menyusul kepulangan ayah
Sayang, merokoklah dengan tenang
Serupa abuku dulu yang selimuti bunda
Serupa aku yang menyertai pejam bunda
Sayang, merokoklah dalam tenang
Sebentar biarkan asapmu menziarahiku
Sayang, merokoklah dalam tenang
Sebentar biarkan abumu selimutiku
Ciputat, Oktober 2015
*Penulis adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan


Average Rating