
Pada Januari 2026, UIN Jakarta menggelar pelantikan pengurus Ormawa, UKM dan LO. Kendati demikian, DEMA-U dan SEMA-U tidak hadir dalam pelantikan tersebut.
Pada Selasa (27/1), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah resmi melantik jajaran pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Lembaga Otonom (LO) masa bakti 2026 di Auditorium Harun Nasution.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor (Warek) Bidang Kemahasiswaan, Ali Munhanif, kemudian Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Furqon, serta seluruh jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) dari setiap UKM dan LO di UIN Jakarta.
Padahal, berdasarkan Surat Edaran (SE) Pemberitahuan Timeline Kegiatan Ormawa Awal Tahun 2026 nomor B-31/R.III/HM.01.5/1/2026, waktu pelaksanaan Pelantikan Pengurus Ormawa 2026 seharusnya dilakukan pada Senin (19/1). Kendati demikian, pada kenyataannya pelaksanaan Pelantikan Pengurus Ormawa 2026 terlaksana pada Selasa (27/1).
Kendatipun demikian, jajaran pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) dan Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) tidak hadir dalam rangkaian pelantikan tersebut. Dengan demikian, kedua Ormawa tersebut tidak dilantik secara bersama.
Abdul Hafiz, selaku Ketua Pelaksana Pelantikan Ormawa, mengenai ketidakhadiran DEMA-U dan SEMA-U dalam pelantikan tersebut, ia mengakui tidak tahu-menahu menyoal hal tersebut. “Mungkin bisa langsung mencari informasinya ke kemahasiswaan,” jelas Hafizh saat ditanya melalui WhatsApp, Jumat (30/1).
Kemudian, Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Furqon membenarkan bahwa DEMA-U dan SEMA-U tidak hadir dalam kegiatan pelantikan jajaran pengurus Ormawa, UKM dan LO tersebut. Menyoal DEMA-U, ia menyampaikan bahwa susunan pengurus yang belum lengkap dan baru menyelenggarakan perekrutan terbuka untuk anggotanya menjadi sebab ketidakhadiran DEMA-U. “Itu aja sih. Terlebih, mereka baru menggelar rapat pleno Jumat kemarin untuk struktur SEMA-U,” jelas Furqon saat diwawancarai via Whatsapp, Rabu (28/1).
Selanjutnya, perihal kelangsungan pelantikan DEMA-U dan SEMA-U, ia memberi target agar kedua Ormawa tersebut melangsungkan pelantikannya di Februari nanti. “Iya, di Februari ini sudah harus pelantikan,” tegasnya.
Sementara itu, Institut telah menghubungi Ketua DEMA-U, Achmad Hafizh sejak Rabu, (28/1). Namun, sampai berita ini dirilis Hafizh tidak menjawab permintaan wawancara dari Institut.
Selanjutnya, Ketua SEMA-U, Muhammad Ezra Suhaeri menjelaskan, secara teknis dan administratif, pelantikan dilakukan bertahap sesuai kesiapan koordinasi masing-masing lembaga. Untuk SEMA-U, DEMA-U, dan Forum UKM memang kami agendakan di sesi terpisah agar lebih fokus. “Jadi, bukan tidak ada, tapi sedang berproses. Untuk SEMA-U, DEMA-U, dan Forum UKM sedang mempersiapkan pelantikan mohon untuk ditunggu,” ujar Ezra saat diwawancarai via Whatsapp, Rabu (28/1).
Melanjuti perkataan Furqon, yang mana SEMA-U baru menggelar rapat pleno Jumat kemarin untuk membentuk struktur SEMA-U. Institut pun mengkonfirmasi hal tersebut kepada Ezra. Namun, ketika dihubungi sejak Rabu (28/1) hingga berita ini terbit, Ezra belum menanggapi pertanyaan tersebut.
Reporter: Adam Alfarraby dan Naufal Fauzan Editor: Rifki Kurniawan
