Terapkan PHBS Sejak Dini

Read Time:1 Minute, 57 Second

Memiliki tubuh sehat adalah dambaan setiap manusia. Karena, setiap manusia yang memiliki tubuh sehat dan bersih akan terhindar dari penyakit. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) sangatlah penting. Hal tersebut diungkapkan oleh mahasiswa semester lima Jurusan Kesehatan Masyarakat, Muhammad Tsabit Al Mutawally selaku pembicara dalam acara ‘Social Project’ di Masjid Pesantren Darrus Sunah Cirendeu, Minggu (26/10).

Menurut Tsabit, PHBS perlu ditanamkan sejak kecil agar anak-anak terlatih. Seperti membersihkan badan secara teratur, memotong kuku, istirahat cukup, membuang sampah pada tempatnya dan mencuci tangan. Acara tersebut bertujuan agar anak-anak yang hadir tidak lalai dalam memperhatikan kebersihan.

Tsabit juga mengajak anak-anak yang hadir untuk mempraktikan cara dan langkah mencuci tangan yang benar. “Tangan adalah sarang kuman dan kita harus mecucinya sampai bersih menggunakan sabun,” ujar Tsabit.

Senada dengan Tsabit, mahasiswa semester lima Jurusan Keperawatan, Sri Esti Wulandari mengatakan, penerapan PHBS sangat penting dalam mencegah penyakit menular. Seperti penyakit polio, campak, demam berdarah (DBD), cacar dan flu.

Penyakit polio disebabkan oleh virus polio yang menyerang syaraf bahkan dapat menyebabkan kematian dalam hitungan beberapa jam. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dicegah dengan imunisasi. Untuk penyakit ampak disebabkan oleh virus campak golongan Paramyxovirus, penyakit ini menular dari ludah si penderita. Lalu gejala penyakit campak seperti demam, hidung berlendir, tenggorokan sakit dan mata menjadi merah. Hal itu disampaikan oleh Esti ketika menjadi pemateri.

Sedangkan, kata Esti, penyakit DBD disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti betina, biasanya gejala penyakit ditandai dengan demam secara tiba-tiba serta timbul bintik merah pada kulit. “Pencegahan penyakit DBD dapat dilakukan dengan membersihkan lingkungan dan penerapan PHBS,” sarannya.

Sementara itu, lanjutnya, penyakit flu menyerang pernafasan yang ditandai dengan demam, suhu tubuh meninggi, serta tubuh terasa lemas. “Oleh karena itu, setidaknya kita mulai menjaga kebersihan dari diri kita sendiri untuk mencegah penyakit menular,” tuturnya.

Begitu juga ketua panitia acara, Andi Nizar mengatakan, seusai acara ini diharapkan anak-anak yang hadir bisa mengubah kebiasaan mereka untuk lebih menerapkan PHBS. Melihat dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak yang kebanyakan lalai dalam kebersihan masih memerlukan bimbingan untuk menjaga kebersihan.

Sebagai ustaz di Pesantren Darrus sunah, Ubaidi Hasbillah mengatakan, acara ini sangat penting karena menghimbau semua yang hadir pada acara tersebut untuk menerapkan PHBS. Ternyata, dalam agama islam juga ada ayat-ayat Alquran dan hadis yang menerangkan tentang penerapan PHBS.  “ada juga hadis yang memerintahkan untuk menjaga kebersihan,” ungkapnya.

IP

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Panggung Keroncong Lestarikan Budaya Indonesia
Next post SEBENTAR, Ajak Warga Kurangi Risiko Bencana