Fasilitas SC Terbengkalai

Read Time:1 Minute, 49 Second

Kekecewaan terlihat di wajah Nadia Ulfa saat memasuki toilet khusus wanita Student Center (SC). Niatnya untuk buang air kecil terhenti lantaran keadaan toilet dipenuhi genangan air hingga mencapai mata kakinya.
Alhasil mahasiswa Jurusan Muamalat, Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) ini memutuskan untuk pergi ke toilet  FSH karena kecewa dengan fasilitas SC. Nadia sapaan akrabnya juga bercerita, tak hanya genangan air, pintu toilet dan washtafel tempat mencuci tangan juga rusak.”SC kanpusat kegiatan mahasiswa, tapi toiletnya justru banyak kerusakan” ujarnya, Jumat (13/5).
Tak hanya Nadia, Dede Afrisal pun ikut mengeluhkan fasilitas toilet SC. Menurutnya hal serupa juga terjadi di toilet pria, dari lima tempat urinal hanya satu yang berfungsi. Lebih lanjut,  mahasiswa Jurusan Akidah Filsafat, Fakultas Ushuluddin ini mengatakan kran air banyak yang tak berfungsi, sehingga mahasiswa terpaksa mengantri untuk  berwudu. Padahal menurut Dede, keadaan fasilitas yang baik sangat diperlukan mahasiswa ketika memasuki toilet dan tempat wudu. “Terlebih saat ingin salat berjamaah,” katanya Selasa (17/5).
Kerusakan fasilitas SC juga dirasakan oleh Ade Saraswati. Saat membuka pintu aula SC, ia ikut terjatuh bersama dengan pintu. Peristiwa nahas itu terjadi saat acara Milad Pendidikan Guru Madrasah Ibtidiyah (PGMI) 2 Mei lalu.“Padahal hanya mendorong pintu dengan pelan,” ceritanya, Jumat (06/5). 
Petugas SC, Mutia Sari Dewi pun merasa risih karena sarana dan prasarana yang rusak di toilet. Menurutnya, keadaan toilet yang kotor bukan karena tidak dibersihkan. Tetapi, karena saluran airnya tak berfungsi. “Mampet jadi harus dibongkar” keluhnya, Selasa (17/5).
Lebih lanjut, Mutia mengatakan, beberapa sarana dan prasarana lain juga mengalami kerusakan. Antara lain washtafel, pintu toilet, dan tempat urinal. Ia juga mengeluhkan kerusakan yang di aula SC, AC yang bocor, jendela yang tidak terkunci dengan baik, dan gorden yang sudah lusuh.”Sudah dilaporkan, namun hingga kini belum ada tanggapan,” ungkapnya.
Terkait fasilitas SC yang rusak, Kepala pengelola SC, Rohimat mengatakan, ia telah melaporkan kerusakan secara tulisan dan lisan kepada Kepala Bagian (Kabag) Umum. “Responsnya lama. Sampai kini, belum ada tindak lanjut,” cetusnya, Senin (16/5).

Menanggapi kerusakan fasilitas SC, Kabag Umum, Suhendro menyatakan, kerusakan tersebut sudah lama terjadi, bahkan sebelum ia menjabat dua bulan lalu. Ia mengaku telah melaporkan kerusakan pada pimpinan. “Tetapi dana belum cair,” pungkasnya, Senin (9/5).  


NP

About Post Author

LPM Institut

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Previous post Memanjakan Tak Selamanya Baik
Next post 69 Hari Bertahan Hidup Dalam Perut Bumi