Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain ruru dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/u1561678/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Lemka, Lestarikan Kaligrafi di Indonesia – LPM INSTITUT

Lemka, Lestarikan Kaligrafi di Indonesia

Berawal dari hobi dan keinginan untuk melestarikan kesenian kaligrafi di Indonesia, Didin Sirojudin AR berniat mendirikan sebuah komunitas yang bergerak di bidang kaligrafi. Setiap niat baik pasti selalu ada jalan. Tak terkecuali niat baik Didin untuk mendirikan Lembaga Kaligrafi Al-quran (LEMKA). 

Kegiatan komunitas yang berdiri pada 1985 ini dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu. Kegiatan rutin tersebut diisi dengan belajar menulis kaligrafi dan belajar melukis corak hiasan untuk memperindah kaligrafi.  Nantinya, para anggota akan dibimbing oleh para ahli di bidang kaligrafi. Tak jarang pula, Presiden LEMKA, Didin Sirojudin turut mengajar dalam kegiatan mingguan.


Menurut ketua LEMKA Muhammad Mawardi, belajar menulis kaligrafi di bedakan sesuai dengan jenisnya. Saat ini, terdapat tujuh macam kaligrafi yang bisa dipelajari di LEMKA yaitu Naskhi, Tsuluts, Diwani, Diwani Jaly, Riq’ah, Farisi, dan Kufi. Semua anggota bebas memilih kaligrafi yang mereka ingin pelajari tiap Sabtu dan Minggu.

Meski LEMKA tidak pernah mengirimkan utusan mereka untuk mengikuti berbagai acara, tetapi anggota LEMKA tetap mengikuti perlombaan dengan menjadi perwakilan instusi sekolah atau daerah mereka masing-masing.

Di antaranya Niam, salah satu peserta pionir mewakili Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang berhasil membawa pulang medali emas. “Walaupun saya mewakili nama UIN akan tetapi semua yang saya dapatkan berasal dari LEMKA,” ungkap Niam sebagai salah satu pemenang pionir 2015 di Palu (26/5).

Untuk siapa saja yang ingin  bergabung di komunitas  yang telah berdiri kurang lebih sekitar 30 tahun ini  LEMKA membuka pendaftaran  untuk anggota baru pada setiap awal semester, sebanding dengan satu jenjang masa pembelajaran. Tercatat, hingga saat ini  sudah terdapat 58 gelombang  pembelajaran semenjak didirikan organisani ini.

Hingga sekarang, LEMKA mempunyai 80 anggota aktif dan 30 pengurus Semua kegiatan LEMKA berpusat di Semanggi 1 NO.26 Cempaka Putih. Ciputat Timur Tangerang Banten.

Dengan adanya LEMKA, sambung Mawardi, diharapkan kesenian kaligrafi ini tidak akan pernah punah karena  kaligrafi  adalah salah satu lambang dari keindahan Islam yang harus tetap dilestarikan. “Sebagai pencinta kaligrafi apapun yang saya lakukan saya niatkan untuk membumikan kaligrafi di Indonesia,” tutup Mawardi saat diwawancarai  Institut, Selasa (26/5).

LE 

Tinggalkan Balasan

Previous post Cinta Semu Korban Teknologi
Next post Servis Lokal Kelas Internasional